← Kembali ke berita
Berita

Santri MBS Al Hikmah Dibekali Cara Bersosialisasi sebelum Berkhidmat di Tengah Warga

MBS Al Hikmah membekali santrinya kemampuan bersosialisasi selama dua hari sebelum diterjunkan ke masyarakat dalam program Santri Berkhidmat.

Pembekalan santri MBS Al Hikmah sebelum berkhidmat ke tengah masyarakat

Pondok Pesantren MBS Al Hikmah membekali para santrinya kemampuan bersosialisasi sebelum diterjunkan ke tengah masyarakat. Pembekalan digelar dua hari, Kamis–Jumat (27–28/2/2025), di lingkungan pondok pesantren. Tujuannya agar santri yang dikirim lekas akrab dengan warga setempat dan siap menghadapi lingkungan baru.

Pembekalan tidak dipusatkan di satu tempat saja, melainkan menyesuaikan seluruh lokasi kegiatan Safari Ramadan, seperti Siliragung, Sumberjambe, dan Srono. Dalam sesi itu santri dilatih menyesuaikan cara berbicara ketika berhadapan dengan orang yang lebih tua, sebaya, maupun lebih muda, termasuk menjaga intonasi yang tepat.

Selain berlatih komunikasi, santri mendapat tugas mewawancarai tokoh masyarakat. Mereka menggali pendapat takmir masjid mengenai kegiatan yang akan berjalan serta menyerap respons warga terhadap Muhammadiyah. Hasil wawancara dicatat agar santri memahami sejarah berdirinya Muhammadiyah dan usaha pengembangannya di desa yang dikunjungi.

Setelah bersilaturahmi dengan tokoh agama setempat, santri masih memikul tanggung jawab lain, yaitu menulis berita tentang kegiatan Santri Berkhidmat dan kunjungan mereka. Semua tugas wajib rampung tepat waktu, dengan konsekuensi bagi yang lalai. Lewat aturan itu santri dilatih disiplin sekaligus bertanggung jawab memakai fasilitas pondok.

Artikel ini disadur dan ditulis ulang dari laporan PWMU.CO berjudul "Santri MBS Al Hikmah Berkhidmat: Belajar Sosialisasi dan Mengabdi di Tengah Masyarakat" (tautan: https://pwmu.co/santri-mbs-alhikmah-berkhidmat-belajar-sosialisasi-dan-mengabdi-di-tengah-masyarakat/). Gambar: dokumentasi MBS Al Hikmah/PWMU.CO.

Lihat informasi penerimaan